Irankunda dan Khusanov Raih Penghargaan Individu di FIFA Series
Sembilan pemain meraih penghargaan individu terbaik pada ajang FIFA Series 2026 pria yang baru saja berakhir.
Edisi kedua turnamen FIFA Series 2026 kategori pria telah berakhir awal pekan ini di Astana, dengan Kazakhstan mengalahkan Komoro. Hasil ini menandai penutup yang sempurna bagi tuan rumah, di mana pemain sayap kanan dinamis Islam Chesnokov kembali tampil memukau saat menciptakan gol penentu kemenangan Kazakhstan.
Penyerang berusia 26 tahun itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen untuk putaran pertandingan Kazakhstan, sementara delapan pemenang lainnya terdiri dari para bintang yang sedang naik daun maupun yang sudah terkenal.
FIFA merangkum para pemenang penghargaan individu dari sembilan seri yang digelar di Afrika, Asia, Karibia, Eropa, dan Oseania.
FIFA Series Australia – Nestory Irankunda (Australia)
Sebagai salah satu talenta penyerang paling menjanjikan yang muncul dari negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir, Nestory Irankunda yang berusia 20 tahun membuktikan kemampuannya dengan mencetak dua gol di menit-menit akhir, yang membantu Australia meraih kemenangan telak 5-1 atas Curacao dalam pertandingan kedua mereka.
Video: Australia vs Curacao | FIFA Series 2026 Australia | Cuplikan
FIFA Series Azerbaijan – Elvin Cafarguliyev (Azerbaijan)
Ada tujuh pemain berbeda yang mencetak gol dalam dua kemenangan beruntun Azerbaijan atas Saint Lucia dan Sierra Leone (melalui adu penalti), dan meskipun Elvin Cafarguliyev tidak masuk dalam daftar tersebut, ia memainkan peran kreatif yang sangat penting. Bermain sebagai gelandang kiri dalam formasi 3-4-1-2 timnya, pemain berusia 25 tahun ini mencetak dua assist pada pertandingan pembuka dan terus menjadi ancaman di pertandingan kedua.
FIFA Series Indonesia – Marin Petkov (Bulgaria)
Penyerang yang berbasis di Arab Saudi, Marin Petkov, menjadi motor serangan utama dalam Bulgaria yang tampil memukau dengan meraih dua kemenangan beruntun atas Kepulauan Solomon dan Indonesia. Dua gol yang dicetaknya pada pertandingan pertama dan satu gol lagi pada pertandingan kedua semakin mengukuhkan reputasi pemain sayap kanan berusia 22 tahun tersebut.
FIFA Series Kazakhstan – Islam Chesnokov (Kazakhstan)
Dengan tekanan agresif saat tidak menguasai bola dan permainan dinamis, Islam Chesnokov menjadi ancaman konstan di sayap kanan Kazakhstan, dan ia yang memberikan umpan untuk gol penentu kemenangan negaranya dalam laga kedua melawan Komoro.
FIFA Series New Zealand – Naatan Skytta (Finlandia)
Meskipun cukup mengejutkan bisa memuncaki klasemen pada putaran pertandingan di Selandia Baru, Finlandia tampil gemilang berkat kontribusi Naatan Skytta yang serba bisa. Penyerang berusia 23 tahun yang berkarier di Jerman ini diturunkan sebagai starter di sayap kanan pada laga pembuka melawan tuan rumah, lalu di sayap kiri saat imbang 1-1 melawan Tanjung Verde, di mana ia mencetak satu-satunya gol negaranya sebelum akhirnya timnya kalah dalam adu penalti.
Video: Tanjung Verde vs Finlandia | FIFA Series 2026 Selandia Baru | Cuplikan
FIFA Series Puerto Riko – Jeremy de Leon (Puerto Riko)
Sebagai bagian dari skuad Real Madrid, Jeremy de Leon merupakan harapan besar sepak bola Puerto Riko dan berhasil membuktikan dirinya dalam seri pertandingan kandang di Bayamon. Penyerang serba bisa ini memberikan assist dalam kemenangan perdana timnya melawan Guam dan mencetak gol saat mereka mengukuhkan kemenangan tersebut dengan mengalahkan Kepulauan Virgin Amerika Serikat.
FIFA Series Rwanda A – Leroy-Jacques Mickels (Rwanda)
Rwanda yang tampil dengan formasi baru menjadi salah satu tim yang paling dominan di sembilan seri tersebut, dan di balik kemenangan beruntun atas Grenada dan Estonia terdapat penyerang debutan Leroy-Jacques Mickels. Sebagai salah satu dari tiga bersaudara di Amavubi, penyerang yang berkarier di Azerbaijan ini mencetak gol dalam kedua kemenangan mengesankan tersebut.
FIFA Series Rwanda B – Jaybrien Romano (Aruba)
Aruba sedang dalam performa yang mengesankan belakangan ini dan mereka mempertahankan tren tersebut di Kigali, dengan meraih dua kemenangan beruntun 4-1 atas Makau dan Liechtenstein yang membawa mereka menjuarai Seri B Rwanda. Jaybrien Romano, pemain serba bisa berusia 21 tahun, diturunkan baik di lini tengah maupun pertahanan, mencetak dua gol pada laga pembuka dan kembali mencetak gol pada pertandingan kedua yang memastikan gelar juara.
FIFA Series Uzbekistan – Abdukodir Khusanov (Uzbekistan)
Pada pekan yang sama ketika ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bulan Maret Manchester City, bek andalan Uzbekistan Abdukodir Khusanov meraih penghargaan tertinggi saat the White Wolves memuncaki klasemen dalam seri pertandingan yang diselenggarakan di kandang mereka. Sebagai bagian dari trio bek tengah, pemain berusia 22 tahun itu membantu menjaga gawang tetap tak kebobolan saat menghadapi Venezuela dalam laga krusial kedua tim tersebut.
Video: Uzbekistan vs Venezuela | FIFA Series 2026 Uzbekistan | Cuplikan
