Rekor Ketinggian Noppert dan Belanda
Setiap pekan, FIFA menyoroti rekor Piala Dunia. Edisi kali ini berfokus pada pemain tertinggi yang pernah tampil di putaran final.
Karier internasional Andries Noppert termasuk salah satu yang paling unik dalam sejarah panjang tim nasional Belanda.
Penjaga gawang yang menjulang setinggi 2,03 meter ini mencatatkan lima penampilan bersama negaranya, dengan seluruh caps tersebut terjadi di Piala Dunia FIFA. Tampil membela Belanda pada Piala Dunia FIFA Qatar 2022 menjadi sebuah persinggahan tak terduga dalam perjalanan sepak bola Noppert, yang bermula di klub kampung halamannya, Heerenveen.
Setelah meninggalkan klub Eredivisie tersebut pada 2014 tanpa sempat tampil, ia kemudian menjalani periode bersama NAC Breda, klub Italia Foggia, lalu kembali ke Belanda untuk memperkuat Dordrecht dan Go Ahead Eagles.
Meski hanya ada sedikit tanda akan apa yang terjadi kemudian dalam delapan tahun pengembaraan tersebut—periode di mana ia kerap dihantam cedera dan bermain kurang dari 50 pertandingan—kepulangan ke Heerenveen pada 2022 terbukti menjadi titik balik.
Serangkaian penampilan impresif menarik perhatian pelatih Belanda Louis van Gaal, yang memanggil pemain berusia 28 tahun itu untuk dua laga Liga Negara UEFA dua bulan sebelum Piala Dunia. Meski tidak tampil dalam pertandingan tersebut, Noppert meninggalkan kesan kuat hingga akhirnya masuk dalam skuad Oranje untuk Qatar 2022.
Kenaikan luar biasa sang penjaga gawang mencapai puncaknya ketika ia diturunkan sebagai starter pada laga pembuka putaran final melawan Senegal. Bermain di Al Thumama Stadium—di mana ia mencatatkan clean sheet dalam kemenangan 2-0—Noppert sekaligus memecahkan rekor Piala Dunia.
Video: Senegal - Belanda | Grup A | Piala Dunia FIFA 2022 Qatar | Cuplikan Pertandingan
Kiper menjulang itu menjadi pemain tertinggi yang pernah tampil di putaran final. Dengan tinggi 2,03 meter (enam kaki delapan inci), ia unggul satu sentimeter atas empat pemain yang sebelumnya berbagi rekor tersebut: kiper Australia Zeljko Kalac, duo Serbia Vanja Milinkovic-Savic dan Nicola Zigic, serta penyerang Republik Ceko, Jan Koller.
Pemain tertinggi dalam sejarah Piala Dunia
Penampilan Noppert tetap berada di level tertinggi setelah aksinya yang nyaris sempurna melawan Senegal. Ia kemudian membantu timnya lolos ke fase gugur dengan hanya kebobolan satu gol di fase grup.
Ia kembali menampilkan performa meyakinkan dalam kemenangan Belanda 3-1 atas Amerika Serikat pada babak 16 besar, yang mengantarkan ke duel perempat final melawan Argentina. Laga sengit tersebut berakhir imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, sebelum Belanda tersingkir lewat adu penalti dari sang tim yang pada akhirnya menjadi juara.
Pertandingan dramatis itu menutup petualangan Piala Dunia yang luar biasa bagi Noppert—seorang raksasa di bawah mistar yang berdiri lebih tinggi daripada siapa pun sebelumnya di panggung terbesar sepak bola dunia.
